Tampilkan postingan dengan label journey. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label journey. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Mei 2023

My Journey in Finding God's Will

So, here is the new chapter of my life, dimana saat ini I am on Journey in Finding God's will.

Sebuah perjalanan yang gak mudah buat gw, i am lost my direction and sering kali bingung where to go. Istilahnya kayak udah sampe di area dimana kayaknya i am going deeper and deeper sampai mau turning back itu jadi sebuah hal yang membingungkan.

Ada sebuah pepatah atau nasihat, kayak kalau kita sebagai nahkoda kapal, bergeser 1 derajat aja tapi dijalankan secara terus menerus, akan berujung kepada kesesatan yang terlalu jauh.

One day i find some truths, actually there are more truths i received, but here is the first chapter of it.

I am a kind of person who waiting for a sign and based on feeling when i need decide something.
karena pengalaman gw selama ini, dimana sepertinya semua hal ada TANDA dan FEELING yang gw rasakan THATS IT.

but, unfortunately, THATS WRONG ! walau keberadaan gw saat ini sampai saat ini adalah hasil dari kebaikan Tuhan dalam hidup gw, tapi THE WAY i saw this menjadi sebuah hal yang salah dan mematahkan seluruh pemikiran dan pengalaman gw.

God's is not playing game with me, He wants me to understand His will, His purpose and His plan for my life.

Sering banget gak sih kita ngomong hal ini ke diri kita sendiri," I want God to guide me, but i still get confused. I don't know what to do." and there is some mistakes in here, do you recognize ? "I Don't know what to do, i don't know what i want, etc"

My first mistake is I HAVE to know what i am looking for before I can find it.

So at least there is 3 Truths i learnt from Ps Rick Warren about this.

  1. God's will is not a feeling

    Mungkin bukan gw doang nih yang ngerasain hal ini, tapi sering banget gw menunggu atau mencari "feeling" atau supernatural sign. Masalahnya adalah Feeling itu bisa menipu dan tidak dapat diandalkan. Feeling bisa berasal dari Fatique, Hormones, atau bahkan sebuah Event yang kita pernah alami. Feeling itu menipu, bahkan devil dapat membuat sebuah feeling. 

    So, Don't wait for a feeling when you are trying to figure out God's plan for your life

  2.  God's will is not a FORMULA

    We always want things to follow a simple formula, to be easy, so it will instantly changing our life. But, GOD'S will is not a formula, its not a closed system, ITS DYNAMIC!
    Its not always an issue of choosing A to B, many times it can be A to Z, and anyone of them is OKAY, we need to choose it.

    We are too afraid of making choices and thats what makes you don't have courage to make a decision. If you are believe in God, no matter the way you choose, if it still in Godly way, God will be there.

    WHY WOULD GOD GIVE YOU A BRAIN AND NOT EXPECT YOU TO USE IT?
    HE lets you make a choice and He Gives you the second CHANCEs.

  3. God's will is a RELATIONSHIP
    There is a very little in the Bible about the technique of knowing God's will, but there are thousands of verses that talk about developing a loving RELATIONSHIP with Him.
The better we got to know Him, the less confusion you're going to have about what His will is. Get to know God and everything is became secondary.

So, in conclusion, RELATIONSHIP with GOD is the only way we get to know What His Will in our life, and How to build relations with God ? by knowing His will and all of His will is written in His word in Bible.

Jumat, 05 November 2021

FINDING HAPPINESS

Finding Happiness

Akhir Akhir ini gw belajar untuk memahami mengenai apa itu mengejar Happiness, dan sering kali kita melihat untuk selalu mengejar kebahagiaan. yah, siapa sih yang gak mau bahagia, semua orang mau bahagia, siapa juga yang gak mau bahagia. Kita semua juga maunya bahagia, kita semua pingin bahagia, dan kadang bahagia menjadi suatu standard kehidupan dalam hidup kita.

Kita mau bahagia. 

Siapa juga yang tidak mau bahagia, karena semua hal akan berubah menjadi positif saat kita menjadi bahagia, walau kadang kita sendiri yang menentukan itu bahagia atau tidak.

Dari salah satu artikel yang gw dapatkan dari internet dalam bahasa inggris, (https://www.mindonjesus.com/how-to-find-true-happiness/) ada sih berberapa kebahagiaan yang memang ditentukan dari manusia pada umumnya, yang adalah;

"Some of us put our hope in money. We feel that if we can buy a new car or have a big house or (put in your shopping addiction here), happiness will come to us. Though I agree that money can buy us a lot of things to live a comfortable life, but it will never give us what we truly seek after.
Some of us seek fulfilment in relationships. We go from one partner to another in search of true happiness, only to find out that it still evades us. Even our parents, spouses, and children will never be able to give us true happiness in life.
Some of us take to drugs, lust, alcohol, sex, and porn (Get rid of porn) to give us a temporary false sense of joy and peace. We then awake the next morning, still feeling depressed, anxious, and unfulfilled.
Some stay late in the office, hoping to do better at work, or get a promotion or move up the corporate ladder, in search of true happiness. We often think that a better job will make us happy, but once we get that dream job, we are back at square one.We often hold on to certain sins and addictions and pursue other means to fill our voids and cover-up our depression, sorrow, and anxiety. Our world has a very wrong idea of happiness."

Nah, jadinya kalau kita cek juga, memang pada dasarnya kebahagiaan yang dicari oleh dasarnya manusia adalah berfokus pada diri sendiri. Kita ingin bahagia, kita ingin menemukan kebahagiaan, dan endingnya terpusat pada diri kita sendiri.

Seringkali kita belajar untuk bahagia namun pada akhirnya kita sendiri tersesat kepada kebahagiaan yang kita ciptakan sendiri, dan malah berakhir pada frustasi karena pada akhirnya kita tidak menemukan kebahagiaan itu.

 Jadi, sebenarnya, apa itu yang disebut kebahagiaan sih?

Ada di suatu kondisi dan suatu malam, saya menemukan suatu insight baru yang mencenangkan buat pemikiran pribadi saya mengenai Happiness yaitu;

PURPOSE

Yah, Purpose - Atau Tujuan Hidup.

pur·pose - /ˈpÉ™rpÉ™s/ noun  : the reason for which something is done or created or for which something exists or a Verb : have as one's intention or objective.

Nah, menjadi menarik buat saya mengenai apa itu Purpose instead of mencari apa itu kebahagiaan. Bukannya gw gak mau bahagia sih, siapa sih yang gak mau bahagia. Tapi mendekati umur gw yang semakin mateng, gw makin berpikir bahwa, Apa sih yang lu cari dalam hidup? Terus terusan menjadi sebuah pertanyaan buat gw pribadi, apa sih yang lu cari, apa sih yang lu mau, apa sih yang lu harapkan, dan mau kemana sih hidup ini?

Gw pribadi memang bisa dibilang orang yang telat dalam bergerak dan kadang gw melihat bahwa diri gw adalah orang yang tertinggal, sehingga gw memandang diri gw rendah dan tidak berguna. Insecurities dan overthinking jadi makanan daily gw, mau segimanapun gw ingin untuk healing, ternyata hal ini hanya memindahkan masalah yang ada dan sesaat kelihatannya hilang.

Ada sebuah Quotes menarik dari Christine Caine di IGnya @christinecaine,

"Don't Miss Your Purpose Because You're Waiting For A Position"

Jadi, gw rasa.. yang saat ini harusnya gw cari adalah PURPOSE ! Apa sih tujuan gw hidup, apa sih yang mau gw lakukan atau lebih tepatnya, apa sih yang TUHAN gw mau untuk hidup gw ?

Nah, saat gw memiliki pemikiran dan insight ini gw jadi berpikir hal baru, yaitu Seluruh Hidup gw seharusnya adalah mencari apa itu PURPOSE hidup gw, dan KEBAHAGIAAN akan mengikutinya. Pencarian purpose of life bukanlah pencarian hidup yang mudah, dan mungkin aja butuh seumur hidup, lah jadinya kita gak bahagia dong? hmmm mungkin perspektif kita perlu diputar sedikit.

Kalau kita mencari Purpose hidup yang pencipta kita (baca: TUHAN) seharusnya Purpose hidup itu adalah menjadi fungsi seharusnya kita sebagai manusia diciptakan, dan seharusnya kalau kita diciptakan dan diberikan sebuah fungsi dan kita menjalani fungsi itu, biasanya hidup kita ini aligned dengan rencana awal Tuhan kepada kita, dan untuk itu biasanya "BAHAGIA" itu akan datang dengan sendirinya.

Apakah mudah ? GAK SAMA SEKALI ! Susah.. menjalani panggilan hidup kita saat ini itu gak gampang, sangat sangat gak gampang... Karena sesuatu yang baik kalau didapatkan dengan mudah, biasanya akan disia siakan.

Jadi, gimana kah proses gw mencari purpose gw? gw juga gak tahu.. lets the journey of finding purpose begins.


Selasa, 05 Oktober 2021

D.E.C.I.S.I.O.N


Dari kata dasar DECIDE yang artinya sebagai berikut;

de·cide
/dəˈsīd/

  • come to a resolution in the mind as a result of consideration.
  • cause to come to a resolution.
  • make a choice from a number of alternatives.
Kalimat yang gampang diucapkan dan sangat susah bagi sebagian orang untuk mengambil keputusan ini. Gak gampang bisa mengambil keputusan apalagi gw yang introvert, kalau DISC terakhir gw adalah SI, susah banget untuk bisa ngambil keputusan, kebanyakan menimbang, kebanyakan dipikirin, namun pada hasilnya kita malah terombang ambing dengan pemikiran itu, alih alih ada keputusan yang dibuat, yang terjadi adalah malah gak ada keputusan yang keluar dan malah merugikan diri sendiri dan orang lain.

So, jadi gimana dong harusnya mengambil keputusan? ini menjadi sebuah pertanyaan yang gak ada habisnya buat gw, selalu mencari terus terus dan terus bagaimana bisa mengambil keputusan, baik dari para pembicara hebat international sampai dengan Para Petinggi Agama yang mengajarkan mengenai cara mengambil keputusan.

So, gw mencari pengajaran sederhana, bagaimana cara mengambil keputusan, inget ini adala Teori atau dalam arti Prinsip Alkitab yang gw dapatkan, yakni didalam hal berikut;

Mazmur 25 : 12 -14 (TB)
25:12 Siapakah orang yang takut akan TUHAN? y  Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan 1  z  yang harus dipilihnya. 25:13 Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan a  dan anak cucunya akan mewarisi bumi. b  25:14 TUHAN bergaul karib c  dengan orang yang takut akan Dia 2 , dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya d  kepada mereka.

Nah, dari dasar ayat ini, maskudnya apa? 

Jadi kalau dari referensi yang gw dapetin, yakni seperti ini : 

Tema utama mazmur ini ialah bagaimana Allah dengan hikmat menuntun orang percaya yang setia. Perhatikan kebenaran berikut:

  1. 1) Allah memiliki rencana untuk setiap orang percaya. Dia memiliki rencana untuk Adam (Kej 1:28; 2:18-25), Abraham (Kej 12:1-3), Yusuf (Kej 45:4-9), dan umat-Nya, Israel (Kej 50:24Kel 6:5-7); Ia mempunyai rencana bagi Yesus (Luk 18:31) dan Paulus (Kis 21:10-14; 22:14-15; 26:16-19;

    lihat cat. --> Kis 21:14).

    [atau ref. Kis 21:14]

    Allah memiliki rencana tertentu bagi setiap anak-Nya (Ef 1:10; 2:10Ef 3:11; 4:11-13; dan 1Kor 12:1-31).
  2. 2) Rencana Allah dapat disampaikan kepada kita melalui cara-cara luar biasa seperti mimpi, penglihatan, dan nubuat (Kis 2:17; 9:12; 10:3Kis 13:21Kor 14:1;

    lihat cat. --> Kis 21:10).

    [atau ref. Kis 21:10]

    Akan tetapi, cara yang biasa dipakai-Nya dalam menuntun dan menyalurkan hikmat kepada kita adalah melalui Firman Allah (2Tim 3:16) dan melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam hati kita (Kis 8:29; 10:19Kis 13:2; 15:28; 16:61Yoh 2:20,27).
  3. 3) Rencana Allah bagi orang percaya bisa meleset jikalau kita mengabaikan Firman Allah atau dengan salah menafsirkannya kita membuat keputusan yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Jikalau keyakinan, sikap dan ajaran dasar yang terdapat dalam Alkitab tidak tertanam betul-betul di dalam kita maka kita akan tersesat.
  4. 4) Kebenaran mendasari bimbingan Allah (bd. ayat Mazm 25:21Rom 8:11-14), karena Allah menuntun kita "di jalan yang benar" (Mazm 23:3).

  2 Full Life : TAKUT AKAN DIA.

Nas : Mazm 25:14

Pengenalan pribadi akan Allah dan persekutuan intim dengan-Nya adalah khusus bagi mereka yang takut akan Dia dan menjauhkan diri dari kejahatan (bd. Ams 3:5-7;

lihat art. TAKUT AKAN TUHAN).

(source : https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mzm%2025:12-14&tab=text)


Nah, berdasarkan dari diatas, yang bisa gw tangkep dari sebuah KEPUTUSAN adalah karena setiap hari kita harus membuat keputusan, dan dari satu keputusan akan menghasilkan keputusan lain, dan dari keputusan lain akan membuahkan keputusan lainnya lagi, dan terus seperti itu. Karena keputusan selalu membuahkan keputusan lainnya dan setiap keputusan pasti akan diikuti oleh akibatnya, maka yang terjadi adalah kita harus memiliki planning atau rencana sebelum mengambil keputusan tersebut.

Dalam Alkitab, kita harus mengambil keputusan berdasarkan GOD's will dan not our will, karena kalau kita membuat keputusan berdasarkan dari bagaimana dasarnya The Word of God and God's will maka keputusan itu bisa kita buat dengan bijak dan kita mungkin saja akan terhindar dari kendala, masalah atau bahkan sakit hati yang mungkin tidak perlu kita tanggung.

Key point dari dalam membuat keputusan kalau gw lihat adalah ada di Mazmur 25:12 nih, yaitu Siapakah orang yang takut akan TUHAN? y  Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan. Nah ! Bimbingan Tuhan itu selalu ada buat orang yang takut akan Dia, namun kita ini keseringannya adalah suka pinter sendiri, suka pakai hikmat sendiri dan suka bikin susah sendiri.

Nah, gak gampang sih untuk bisa mengambil keputusan, kenapa? karena kita suka banget bandel dengan menggunakan keputusan kita sendiri, kita berasa pinter, atau bahkan kita menganggap kita ini Tuhan.

Akibatnya adalah Kita jadi susah sendiri, kita jadi bingung sendiri, kita juga yang stress sendiri. Tapi mengikuti Word of God juga gak gampang.... nah dari tulisan ini aja lu bisa tahu kan, gw aja bingung mesti gimana... Hati sih pingin bisa ngikutin kemauan Tuhan, Badan dan Jiwa suka berasa pinter sendiri. Butuh Tekad yang kuat dan Konsistensi untuk terus berlatih mengenai hal ini. Well.... bagaimanakah Journey gw terkait hal ini??

Apakah gw bisa menjalani hal ini ?......

see you on the next journey.. 


Selasa, 04 Februari 2020

Welcome 31 !


-->
31

Hai, tulisan ke 2 saya dalam tahun ini dan kita sudah memasuki bulan February. Banyak orang berkata bulan Februari ini adalah bulannya untuk kasih sayang karena setiap tanggal 14 February kita memperingati Valentines Day. Well, gak salah juga untuk merayakan atau tidak karena memang setiap orang berhak memilih dan tidak dipaksakan bukan?!

Nah, untuk saya pribadi bulan February menjadi bulan yang paling berarti karena dalam bulan ini adalah bulan dimana saya berulang tahun, tepatnya tanggal 2 February.



Khusus untuk tahun 2020, ulang tahun saya menjadi sangat special karena memiliki tanggalan yang unik, yaitu 02-02-2020 atau gampangnya 0202-2020, tanggal cantik yang saya yakin banyak orang mempergunakan tanggal tersebut menjadi sebuah event yang bermakna.

Nah, untuk saya sendiri, tahun 2020 ini memasuki umur 31, sebuah umur yang tidak muda lagi memang , namun di antara umur 30 ke 31 ini, saya mendapatkan banyak sekali pelajaran, kenangan, experience, dan hal hal lain yang luar biasa, baik sedih, bahagia, kemenangann dan kekalahan.

Dalam umur ini pula saya mengalami banyak turbulensi serta pertumbuhan baik dari segi tanggung jawab, pola pikir dan cara hidup selain dari bertumbuhnya berat badan saya.



Dalam umur 30 inilah saya juga mengalami “break” dalam relationship sebanyak 2 kali.

Well, banyak hal yang memang terjadi dan yang akan terjadi, tapi saya bersyukur bahwa saya boleh memasuki umur 31 ini dengan keadaan saya saat ini. Saya bersyukur baik dari keluarga, teman, pelayanan dan pekerjaan yang telah saya lalui, bukan hebat saya saya bisa ada sampai saat ini, namun karena memang Tuhan yang memberikan saya kekuatan untuk bertumbuh dan bisa seperti saat ini.

Saya berharap kedepannya, di umur yang baru dan semakin tua, saya boleh MAKIN dewasa, masih banyak kekurangan dalam hidup saya dan saya tidak mencari kesempurnaan, hanya saja saya ingin banget hidup saya bisa memberi dampak bagi banyak orang, Berharap pula ada peningkatan dalam karir dan financial, Relasi, dan relationship.

Hidup belum berakhir, perjalanan masih panjang, mimpi belum terwujud dan SAYA baru mulai.