Selasa, 05 Oktober 2021

D.E.C.I.S.I.O.N


Dari kata dasar DECIDE yang artinya sebagai berikut;

de·cide
/dəˈsīd/

  • come to a resolution in the mind as a result of consideration.
  • cause to come to a resolution.
  • make a choice from a number of alternatives.
Kalimat yang gampang diucapkan dan sangat susah bagi sebagian orang untuk mengambil keputusan ini. Gak gampang bisa mengambil keputusan apalagi gw yang introvert, kalau DISC terakhir gw adalah SI, susah banget untuk bisa ngambil keputusan, kebanyakan menimbang, kebanyakan dipikirin, namun pada hasilnya kita malah terombang ambing dengan pemikiran itu, alih alih ada keputusan yang dibuat, yang terjadi adalah malah gak ada keputusan yang keluar dan malah merugikan diri sendiri dan orang lain.

So, jadi gimana dong harusnya mengambil keputusan? ini menjadi sebuah pertanyaan yang gak ada habisnya buat gw, selalu mencari terus terus dan terus bagaimana bisa mengambil keputusan, baik dari para pembicara hebat international sampai dengan Para Petinggi Agama yang mengajarkan mengenai cara mengambil keputusan.

So, gw mencari pengajaran sederhana, bagaimana cara mengambil keputusan, inget ini adala Teori atau dalam arti Prinsip Alkitab yang gw dapatkan, yakni didalam hal berikut;

Mazmur 25 : 12 -14 (TB)
25:12 Siapakah orang yang takut akan TUHAN? y  Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan 1  z  yang harus dipilihnya. 25:13 Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan a  dan anak cucunya akan mewarisi bumi. b  25:14 TUHAN bergaul karib c  dengan orang yang takut akan Dia 2 , dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya d  kepada mereka.

Nah, dari dasar ayat ini, maskudnya apa? 

Jadi kalau dari referensi yang gw dapetin, yakni seperti ini : 

Tema utama mazmur ini ialah bagaimana Allah dengan hikmat menuntun orang percaya yang setia. Perhatikan kebenaran berikut:

  1. 1) Allah memiliki rencana untuk setiap orang percaya. Dia memiliki rencana untuk Adam (Kej 1:28; 2:18-25), Abraham (Kej 12:1-3), Yusuf (Kej 45:4-9), dan umat-Nya, Israel (Kej 50:24Kel 6:5-7); Ia mempunyai rencana bagi Yesus (Luk 18:31) dan Paulus (Kis 21:10-14; 22:14-15; 26:16-19;

    lihat cat. --> Kis 21:14).

    [atau ref. Kis 21:14]

    Allah memiliki rencana tertentu bagi setiap anak-Nya (Ef 1:10; 2:10Ef 3:11; 4:11-13; dan 1Kor 12:1-31).
  2. 2) Rencana Allah dapat disampaikan kepada kita melalui cara-cara luar biasa seperti mimpi, penglihatan, dan nubuat (Kis 2:17; 9:12; 10:3Kis 13:21Kor 14:1;

    lihat cat. --> Kis 21:10).

    [atau ref. Kis 21:10]

    Akan tetapi, cara yang biasa dipakai-Nya dalam menuntun dan menyalurkan hikmat kepada kita adalah melalui Firman Allah (2Tim 3:16) dan melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam hati kita (Kis 8:29; 10:19Kis 13:2; 15:28; 16:61Yoh 2:20,27).
  3. 3) Rencana Allah bagi orang percaya bisa meleset jikalau kita mengabaikan Firman Allah atau dengan salah menafsirkannya kita membuat keputusan yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Jikalau keyakinan, sikap dan ajaran dasar yang terdapat dalam Alkitab tidak tertanam betul-betul di dalam kita maka kita akan tersesat.
  4. 4) Kebenaran mendasari bimbingan Allah (bd. ayat Mazm 25:21Rom 8:11-14), karena Allah menuntun kita "di jalan yang benar" (Mazm 23:3).

  2 Full Life : TAKUT AKAN DIA.

Nas : Mazm 25:14

Pengenalan pribadi akan Allah dan persekutuan intim dengan-Nya adalah khusus bagi mereka yang takut akan Dia dan menjauhkan diri dari kejahatan (bd. Ams 3:5-7;

lihat art. TAKUT AKAN TUHAN).

(source : https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mzm%2025:12-14&tab=text)


Nah, berdasarkan dari diatas, yang bisa gw tangkep dari sebuah KEPUTUSAN adalah karena setiap hari kita harus membuat keputusan, dan dari satu keputusan akan menghasilkan keputusan lain, dan dari keputusan lain akan membuahkan keputusan lainnya lagi, dan terus seperti itu. Karena keputusan selalu membuahkan keputusan lainnya dan setiap keputusan pasti akan diikuti oleh akibatnya, maka yang terjadi adalah kita harus memiliki planning atau rencana sebelum mengambil keputusan tersebut.

Dalam Alkitab, kita harus mengambil keputusan berdasarkan GOD's will dan not our will, karena kalau kita membuat keputusan berdasarkan dari bagaimana dasarnya The Word of God and God's will maka keputusan itu bisa kita buat dengan bijak dan kita mungkin saja akan terhindar dari kendala, masalah atau bahkan sakit hati yang mungkin tidak perlu kita tanggung.

Key point dari dalam membuat keputusan kalau gw lihat adalah ada di Mazmur 25:12 nih, yaitu Siapakah orang yang takut akan TUHAN? y  Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan. Nah ! Bimbingan Tuhan itu selalu ada buat orang yang takut akan Dia, namun kita ini keseringannya adalah suka pinter sendiri, suka pakai hikmat sendiri dan suka bikin susah sendiri.

Nah, gak gampang sih untuk bisa mengambil keputusan, kenapa? karena kita suka banget bandel dengan menggunakan keputusan kita sendiri, kita berasa pinter, atau bahkan kita menganggap kita ini Tuhan.

Akibatnya adalah Kita jadi susah sendiri, kita jadi bingung sendiri, kita juga yang stress sendiri. Tapi mengikuti Word of God juga gak gampang.... nah dari tulisan ini aja lu bisa tahu kan, gw aja bingung mesti gimana... Hati sih pingin bisa ngikutin kemauan Tuhan, Badan dan Jiwa suka berasa pinter sendiri. Butuh Tekad yang kuat dan Konsistensi untuk terus berlatih mengenai hal ini. Well.... bagaimanakah Journey gw terkait hal ini??

Apakah gw bisa menjalani hal ini ?......

see you on the next journey.. 


Minggu, 03 Oktober 2021

The Lost of Joy

 

The Lost of Joy, yap bener, alias kehilangan Joy atau sukacita. Hal yang paling tidak enak dalam kehidupan adalah saat kita kehilangan Joy atau sukacita, karena kita menjadi orang yang murung, negatif, sinis, dan memang gak suka orang lain berbahagia.


Banyak hal yang membuat kita kehilangan sukacita, bisa internal bisa juga eksternal. Kalau dari Internal bisa jadi karena memang kondisi diri kita yang sedang down, burnout, lelah, emosi dan lainnya, dan kalau Eksternal bisa jadi dari kondisi sekitar, kerjaan, family, perkataan orang, dan lain lainnya.


Dalam kasus gw sendiri, bagaimana sukacita itu bisa hilang? yah mungkin bisa jadi internal karena gw lagi down, burnout, dan tekanan lain dalam diri akibat dari ketidakpuasan dan mungkin iri hati serta efek dari introvert yang tidak bisa diluapkan atau disampaikan secara terbuka kepada orang lain. Bisa juga dari sisi eksternal, dimana bagaimana kondisi kantor, atasan, rekan kantor, keluarga dan lainnya.


Gw menyimpulkan bahwa Burnout adalah hal yang paling bisa disangkut pautkan dengan Joy, Joy bisa hilang saat gangguan mental dalam diri kita terjadi. Sebuah tulisan dari Steven Furtict ini (gambar diatas) menjadi sebuah renungan sih buat gw. Bahwa bisa jadi Tuhan ingin menggunakan apa yang Tormenting kita, atau "menyiksa" kita untuk mengajarkan kita mengenai apa itu Grace atau Kasih Karunia.


Tormenting kalau gw cari infonya itu berbunyi seperti ini "cause to experience severe mental or physical suffering." dalam arti lain dari Free Dictionary, Tormenting adalah arti dalam dua hal berikut; 1. Great physical pain or mental anguish. 2. A source of harassment, annoyance, or pain.


Dalam hari hari ini, banyak banget hal hal yang bisa me"tormenting" kita dalam kehidupan keseharian kita yang mengganggu kesehatan mental kita. Paling gampang kalau di gw adalah keadaan Office, bagaimana memiliki Leader yang menurut gw yang gak bisa berkomunikasi dengan baik dengan team, ketidakjelasan Jabatan dan tanggung jawab dan fungsi, dan bagaiman mengoperasikan daily job yang jelas yang aneh.


Tidak ada company yang sempurna, dimanapun itu, namun tidak bearti bisa dijalankan bebas dengan seenaknya bagi para pihak yang mengaku Leader dengan anggapan "asal tidak merugikan perusahaan" apapun diijinkan, yang terjadi adalah ? setiap "Leader" memiliki agenda untuk memuaskan dirinya sendiri, so dengan posisi gw yang berada di "tengah" dan gak "jelas" karena tidak adanya komunikasi yang baik, nah, hal ini yang mentormenting dari sisi eksternal gw. 


Gw menjadi burnout karena perkara hal kecil yang didiamkan dan tidak adanya perubahan yang terjadi dari pemegang otoritas, ide sudah diberikan, namun hanya ditampung dan tidak dijalankan. Result Oriented tanpa ada Planning yang terjadi. Well... i am burnout and it effected my mental health. 


Teman kantor banyak yang berusaha menganjurkan untuk paid leave, agar bisa re"charge" diri gw lagi.


Tapi setelah gw membaca pesan di atas mengenai "MAYBE GOD WANTS TO USE WHAT IS TORMENTING YOU TO MENTOR YOU ABOUT HIS GRACE", Gw berpikir bahwa mungkin Tuhan gw ingin meminta gw untuk REST sejenak dan berpikir bahwa "MAYBE" hal ini memang menjadi sebuah "UJIAN" buat gw untuk memiliki "PERSPEKTIF" yang berbeda dalam melihat keadaan seperti ini.


Kalau setiap hal yang terjadi karena ada maksud dan tujuannya, "MAYBE" hal ini memang menjadi ujian gw untuk bisa lulus, baik lulus dari segi kehidupan untuk merasakan "GRACE" yang DIA berikan ataupun kelulusan gw untuk bisa pindah ke tempat pekerjaan yang memang bisa melihat potensi gw lebih baik.


Apapun itu, gw juga gak tahu, karena "MAYBE" berbicara tentang kemungkinan, dan berbicara kemungkinan bisa jadi adalah permintaan diri untuk bisa berharap dan merubah perspektif. Berharap untuk mendapatkan tempat lebih baik, atau ubah perspektif untuk melihat hal ini menjadi kesempatan gw untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 


Manapun jawabannya, gw juga gak tau, toh namanya juga hidup, masa depan adalah misteri, sementara hari ini adalah "present",  tapi yang pasti mencoba untuk mengisi "hari ini" dengan baik serta mencoba untuk memiliki perspektif yang berbeda agar gw juga bisa mendapatkan naik level untuk mengerti bagaimana wujud asli dari "Grace" tersebut.


So...apakah hasilnya ? ..... kita lihat saja ... karena gw juga gak tahu ...


Jumat, 01 Oktober 2021

H.O.P.E



HOPE yang katanya banyak banget bisa diartikan sebagai Hold On Pain Ends, yah sebuah kata yang paling sering diucapkan sama orang orang dan paling gampang dikasih kepada orang yang memang seolah olah kehilangan asa.

"jangan menyerah, tetap berharap", "keep in faith", " you can do it, dan banyak lagi.

Gampang sih memang saat ada orang yang sedang dalam keadaan seperti itu dan sedang bercerita kepada kita dan kita hanya tinggal bilang kalimat seperti itu aja ke mereka, dengan ekspektasi kita adalah kita sudah menjadi solusi dari mereka.

Faktanya ?  Kalimat ini hanya dikeluarkan karena kita sendiri gak mau direpotkan dengan orang lain, sehingga paling gampang tinggal bilang aja "jangan menyerah", "masih ada harapan" dan lainnya, ITS BULLSHIT !

Justru hal ini malah bisa lebih diperparah dengan tambahan kalimat kalimat gak penting atau kata kata motivasi lainnya yang kadang gak related dengan apa yang dihadapi orang tersebut, kenapa? karena kita selalu berasa apabila ada orang yang sedang berada dalam kesusahan, dan bercerita sama kita, kita memiliki mental adalah GAK MAU DIREPOTIN. Jadi, agar tetap menjaga image kita, kita mengeluarkan kalimat yang seolah olah bijak tapi yang ternyata itu hanyalah "TOXIC POSITIVITY".

Ngebantu kagak, nyaranin doang. ditambah Judging lagi - makin panjang dan makin parah kan.

So, gimana harusnya?

Gak ada pakemnya sih mesti gimana dan ngapain, menurut hati loe aja, kalau emang gak bisa bantu mending diem dan dengerin, kalau emang gak mau dengerin, tinggal bilang aja gak mau dengerin, karena gak bisa bantu; karena kadang, dengan kita diam aja, itu sudah memabantu dibanding kita mulai mengeluarkan hikmat yang kita punya, hikmat pas pas an yang gak relevan dengan keadaan orang itu.

Namun, pada dasarnya, HOPE itu apa sih ?

gw juga gak tahu, selain dari bahasa indonya adalah Harap, Berharap, Pengaharapan dan lain lain.

So bagaimana caranya berharap? gw juga gak tahu, namun sepengalaman gw, yah Percaya aja, kalau dulu kita mungkin pernah berada di situasi yang munkgin sama dengan yang sudah pernah kita alami sebelumnya dan kita berhasil melewatinya, semestinya di saat yang sama dikondisi sekarang pun kita juga punya hikmat dan pengetahuan untuk menghadapinya, sehingga kita memiliki level HOPE yang sedikit lebih tinggi karena ada experience yang tergabung kedalam kondisi tersebut.

So, bagaimana cara Find HOPE ? hmmm sekali lagi, gw juga gak tahu caranya gimana, selain dari pengalaman masa lalu yang ngebentuk gw sampai saat ini. 

Penting gak sih buat punya HOPE ? tergantung, penting gak penting, tergantung loe mau hidupnya gimana. Gak ada paksaan untuk terus berharap, karena banyak FALSE HOPE yang diberikan orang lain sehingga loe jadi gampang kecewa, tapi kalau gak punya HOPE lu juga gak bergairah dalam hidup karena gak ada yang bisa loe raih.

so, Tips untuk HOPE ? yah sekali lagi, gw juga bukan dewa atau ahli psikologi, cuman untuk menemukan hope kadang loe perlu mengatur EKSPEKTASI loe sendiri sih. dan ke SIAPA loe taruh ekspektasi loe, atau bahkan ke APA (benda mati, benda hidup, apapun itu deh).

menurut gw sih, Hope itu adalah permainan mengatur ekspektasi sih. Kalau lu jago memaintain ekspektasi loe, tentu aja lu punya HOPE lebih agar apa yang lu pikirkan dan ekspektasikan menjadi realita, dimana ekspektasi loe menjadi bahan bakar untuk loe bisa mengisi hidup loe dengan HOPE yang lu punya.

Sekali lagi, kadang ekspektasi bisa berantakan, dan seringnya sih begitu, kalau loe punya ekspektasi tapi gak belajar dari pengalaman. Gak gampangkan hidup kayak gini, iyee sama !

Banyak orang berbicara mengenai HOPE , HOPE , HOPE dan HOPE, tapi yang mereka tawarkan akhirnya adalah HOPELESS. Menurut gw percuma loe belajar banyak tentang HOPE kalau loe sendiri gak bisa praktekan untuk berbagi HOPE itu ke sekitar loe kan?

HOPE butuh action juga kali, gak cuman modal bacot. well, well, well,....setidaknya itu sih pendapat gw.. sudut pandang gw... dan pengalaman gw.... tapi apakah gw sendiri berhenti untuk memiliki HOPE ? jawabannya NGGAK, gw tetap memiliki HOPE untuk membuat gw, setidaknya membantu gw untuk punya alasan untuk hidup satu hari lagi.

Pendapat loe gak perlu sama, toh ini kan hasil pemikiran gw sendiri, belom tentu bener juga, namun apapun itu, Loe bisa punya cerita sendiri yang dapat loe gunakan untuk memperkuat hidup loe dan menjadi dampak dan jawaban buat sekeliling loe.


H.O.P.E





Everything is Start From Here

 Yes, kalian tidak salah baca, semuanya berawal dari buku ini, yang dimana saya mencoba untuk menterjemahkan kedalam sebuah Blog.



Sebenarnya ini adalah buku ketiga karena dua buku lainnya merupakan buku tulis biasa yang belum ada namanya hingga akhirnya saya membuatkan sebuah custom Jurnal book yang berisikan mengenai daily Journal serta progress kehidupan dan Wisdom yang didapatkan setiap harinya.

Saya bukanlah sebagai penulis Journal handal dan bukanlah sebagai Copy Writer yang mahir dalam membuat kerangka tulisan, berita dan lainnya. Namun disini saya belajar bahwa suatu berkah dalam menulis adalah saya bisa menaruh pesan yang tidak terucapkan dari dalam diri saya kepada suatu tulisan yang memang berasal dari keresahan dalam diri.

Dari menulis juga membuat saya sadar bahwa dalam hidup banyak hal yang bisa kita lakukan dan kita bagikan kepada orang, serta hal hal kebaikan dan wisdom yang saya dapatkan dari keseharian harinya bisa tertumpah kedalam buku ini.

Buku VINSJOURNAL selalu berisi mengenai Daily Devotion yang saya lakukan sebagai bekal untuk makanan Jiwa saya dalam menghadapi daily life. Tidak mudah dan memang membutuhkan konsistensi dalam melakukan daily journaling ini. Bukan masalah seberapa saya sibuk dan tidak sempat, namun seberapa penting saya memperhatikan kesehatan mental diri saya ini. Setiap hari saya harus berhadapan dengan berbagai macam orang dan pihak yang sangat menguras mental diri sehingga kadang ingin membuat saya "kabur" dari situasi macam itu. Baik dari segi urusan Keluarga, Pekerjaan, Hubungan dengan pasangan atau teman kantor, dan lainnya. 

Hal hal kecil yang terjadi mungkin terlihat sepele, namun apabila dipendam dan ditahankan dalam kurun waktu yang sangat lama, hal ini menimbulkan terjadinya "burnout" dalam diri saya dan membuat saya menjadi tidak stabil serta berada dalam keadaan tertekan setiap harinya.

Mungkin orang luar tidak tahu seberapa tertekannya kehidupan saya pribadi, dan saya pun tidak mengetahui bagaiman tertekannya kehidupan orang lain itu, sehingga kita menjadi orang yang saling tidak perduli satu sama lain.  Sebagai orang yang introvert tentu hal ini menjadi permasalahan yang double, karena semua dipendam sendiri.

So bagaimanakah saya bisa keluar dari kendala hal ini? saya belum tahu, karena disaat menulis inipun, saya hanya berusahan mengeluarkan tekanan ini melalui tulisan ini. apakah saya mampu? mungkin, bisa ya, ataupun bisa tidak. . . . .


Welcome to the new Vinsjournal's Blog

Hai, Welcome to the all new Vinsjournal blog. This Blog will have totally brand new objectives and purposes. Tujuan utama dari blog ini adalah untuk menjadi tempat sebagai bentuk source of wisdom, tidak hanya dari saya pribadi sebagai penulis amatir, namun sebagai bentuk dari wisdom yang saya dapatkan dari orang orang yang memiliki kapasitas di bidangnya.

Vinsjournal akan menjadi tempat dimana Penulis akan menaruh hasil pikiran, pengalaman ataupun hal hal yang didapatkan yang dimana akan diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi para pembaca. Menemukan hal baru dalam hidup menjadi hal tersendiri bagi penulis untuk dapat mengungkapkan apa yang ada di dalam benak dan hati dari penulis.

Shit happens, yah bener, shit happens sometimes dan dimana kita gak bisa berdiri sendiri, kadang sebagai orang yang introvert, pelarian yang dilakukan adalah melalui membaca, refreshment ataupun menulis.
Banyak hal yang kadang tidak bisa diucapkan dalam sebuah bahasa menjadi berubah dalam tulisan baik di buku maupun di blog. Bukan hal yang mudah untuk dapat menemukan sebuah komunitas atau pribadi untuk dapat bercerita karena memang sebagai introvert yang insecure, menjadi sebuah tantangan untuk bisa berbuka sehingga yang terjadi adalah banyaknya kendala yang terjadi ditelan sendiri dan dipikirkan sendiri.

Namun, seperti halnya Gunung Berapi, apabila tekanan terjadi di dalam dan tidak dapat dikeluarkan hal ini menjadi sebuah malapetaka yang bagi internal pribadi tersebut karena ketahanan yang terjadi akan terus berkurang dan akan mengakibatkan dua hal, yaitu meledak di dalam diri sendiri ataupun meledak ke orang sekitar kita. Selalu ada dua sisi yang akan dirugikan dalam hal ini.

Untuk itulah, Vinsjournal ini akan ada kembali karena Vinsjournal selain dari tempat pelatihan menulis bagi Penulis amatir ini, namun juga menjadi tempat sharing mengenai hal hal yang tidak dapat diungkapkan penulis dalam dunia nyata. Biarlah blog dan web ini menjadi sebuah perjalanan (JOURNEY) penulis untuk menemukan apa itu HIDUP dan KEDEWASAAN yang utuh. 

Sekali lagi, selamat datang dalam Vinsjournal.com.

Rabu, 23 Desember 2020

November Rain: Between Faith and Flesh’s Desire

November Rain: Between Faith and Flesh’s Desire

Tulisan gw hari ini akan dikhususkan kepada sebuah kisah yang terjadi didalam kehidupan gw yang terjadi selama bulan November 2020 dan Bagaimana bulan November ini menjadi sebuah bulan yang sangat berat dalam kehidupan gw. 

Sebuah kejadian yang gak pernah terbayangkan dalam hidup gw akan terjadi dan membuat kekacauan dalam diri gw, gw Lelah secara mental dan fisik serta mempertanyakan iman gw akan hal ini.

Soooo… keterbukaan adalah awal pemulihan dan untuk itu gw sudah memberanikan untuk dapat menceritakan kisah gw ini dan untuk subjek orang yang gw maksudkan, tidak akan gw tuliskan disini untuk menjaga masing masing privasi dan masa depan kita masing masing. Dan gw memutuskan untuk mengubah penampilan gw menjadi BOTAKK !! HOHOHO…

YOOOOKS !! kita mulai !

Awal dari kisah ini adalah seperti di tulisan gw yang sebelumnya dimana gw mulai mengenal seorang wanita yang gw bertemu memang di Jejaring Social Media.

Pada awal kita kenalan yah seperti biasa bahwa tidak ada hal aneh aneh terjadi, dan kita hanya berkomunikasi seadanya, hingga akhirnya kita mulai bertemu pertama kali dengan bermain sepeda bareng di Golf Island, Pik dan makan pagi bareng di Wingheng pluit. Nah disana, kita banyak bercerita mengenai diri kita masing masing serta experience kita. 

Disini gw mulai mencoba membuka diri untuk mendengarkan cerita Pahit dalam kehidupan dia (tidak akan gw ceritakan disini dan mungkin saja akan ada tulisan khusus untuk ini….. masih gw pertimbangkan).

Nah, awal mula pertemuan inilah yang menjadi dasar tulisan ini. Kita semakin dekat dan semakin membuka diri untuk saling bercerita dengan kehidupan kita dan disinlah “HATI” mulai bermain dimana gw mulai ada feeling dengan dia, namun sebaliknya dari sisi dia adalah tidak mencari hubungan pacarana dan lebih memilih untuk langsung menikah, karena hal ini menyangkut masa lalu dia.

Di satu sisi, dia juga tidak dapat memilih siapa yang ingin dia pilih, kondisi saat itu adalah ada 2 orang yang sedang mendekati dia, dan salah satunya gw. Nah, disaat seperti ini, dia pernah meyakinkan gw bahwa “bukan lamanya kenalan yang menentukan, tapi kualitas dan kenyamanan yang dia dapat” yang mungkin akan dia pilih dan dalam hal ini, dia sering menyatakan bahwa orang itu adalah gw. Namun sering kali, tidak ada keputusan yang diambil, atau gampangnya adalah di gantungkan.

Action talks more than Words, setuju sih, tapi kalua tidak ada “affirmasi”, komunikasi juga akan terganggun akan hal ini. Dan semakin kita dekat, semakin sering kita video call dan berkomunikasi, semakin feeling itu merasa makin kencang dan tibalah di sesuatu pertanyaan yang dia ajukan kepada gw.


Walau ini karena masa lalunya, dan dia jelas menyatakan pertanyaan ini, yaitu ,” Kalau aku jadian sama kamu, atau kita lanjut, kalau aku lagi “KEPINGIN” , apakah kamu akan kasih?” – kalian tahu lah maksud dari pertanyaan “KEPINGIN” ini mengarah kemana.


Nah, ternyata “HAL” itu merupakan sebuah “KEBUTUHAN” yang dia minta apabila memulai hubungan baru ini. Di satu sisi, gw adalah orang dengan memiliki value bahwa there is no sex before married.

Hal ini menjadi sebuah tantangan dalam kehidupan gw secara mental dan fisik. Apabila HATI gw belum bermain disini, jawabannya akan sangat mudah, yaitu “absolutely NO”, namun dikarenakan HATI gw mulai bermain disini, ini menjadi sebuah perperangan dalam HATI dan OTAK gw.


Well, kisi kisi dari wanita itu ada di dalam reff lagu dari Eclat Story yang begini liriknya :

“Rambut warna warni bagai gulali

Imut lucu walau tak terlalu tinggi

Pipi chubby dan kulit putih

Senyum manis gigi kelinci”


Dan semua dari lirik ini ada di dia, gileeeeee…..

Cantik ? banget !! Imut ? Bangett !!!! 

Jujur aja secara gw juga 100% laki laki normal yah, menolak adalah hal goblok bagi berberapa orang. Ada wanita yang super sesuai dengan kriteria dan memiliki sexual appeal yang gileee banget dah.. bagi para buaya, ini almost PERFECT !!

NAH !! pertentangan batin terjadi karena HATI dan OTAK gw berantem, almost 7 – 10 hari gw gak bisa tidur dan pusing gila, hidup gak tenang, kerjaan berantakan, hati gak beres (mungkin bagi follower IG gw tahu, bahwa saat saat itu gw berada dalam kondisi gak stabil sama sekali).

NOVEMBER 2020, menjadi hal paling gila dalam kehidupan gw di 2020 ini, selain dari COVID tentunya.

Secara :

OTAK – sangat mengingkan hubungan itu dengan dia, walau harus “melakukan” itu bersama dia.

HATI – sangat berhalangan dengan Value yang selama ini gw pegang, dan prinsip hidup gw.


Gw diskusikan hal ini ke teman teman gw, dan salah satu teman gw yang memang adalah seorang psikiater, berkata hal ini kepada gw;

“VIN, POTONG LEHER GW, kalaupun lu JADIAN sama dia, dan gak sampe 3 BULAN pasti lu udah Having Sex sama dia, YAKIN gw VIN ! “


Dan teman gw yang lain berkata;

“Lu tahulah vin, lu harus gimana, dan lu harus segera cut hubungan ini, karena gw pernah di posisi seperti itu, dan ini gak benar vin, lu harusnya tahulah apa yang harus lu lakukan”


Setelah gw berdiskusi dengan teman teman gw, apa yang gw lakukan?

Gw sadari bahwa gw masih dealing dengan diri lama gw, kelemahan utama gw, yaitu INSECURITY !!

Makin parahlah kehidupan otak dan hati gw ini, yang berujung kepada MENTAL Breakdown ( hal ini sampai gw melakukan chat ke JPCC Prayer untuk membantu mendoakan gw) karena gw gak kuat coy !

Dan disaat seperti itu, ada lagu yang menemani gw dalam hal hal ini, lagu DEAR GOD dari Cory Asbury sangat menguatkan gw, ini liriknya ;

Dear God

I've been trying awful hard to make You proud of me

But it seems

The harder that I try, all the harder it becomes

And I feel like giving up

Most of the time

Dear God

I've been chasing their approval and it's killin' me

And I know

The more I try to prove

All the less I have to show

And I'm stuck inside my head

Most of the time

But if I pray a little harder

If I follow all the rules

I wonder, could I ever be enough?

'Cause I try and try

Just to fall back down again

And I ask myself why

Do I try to chase the wind?

I should lean into the mystery

Maybe hope is found in a melody

So I wanna try again

Oh, I'm gonna try again

And dear child

I hope you know how much I love you and I'm proud of you

And please believe

The thoughts I have for you will never change or fade away

And when you felt like giving up

I never did

'Cause I'm not scared of imperfections

Or the questions in your head

Just know that you have always been enough

'Cause you tried and you tried

And I saw you wrestle with

Every how, every why

I was right there listening

So just fall into the mystery

And I'll meet you here in the melody

Try, just to try again

Oh, child would you try again?

My child you can love again


What a wonderful song yang dimana setiap lirik gw cermati dan disaat seperti ini, gw sambal mendengarkan lagu ini gw bermain seperda gw, Hati gw sakit, Emptiness dan Loneliness terjadi dalam kehidupan gw, gw berusaha membuang hal ini dari hidup gw dan gw kira bisa melewati dan melupakan ini hanya dengan main sepeda.

Dimana saat gw bersepeda yang terjadi adalah gw bermain sepeda hingga ke daerah yang gak pernah gw duga dan hampir aja di “CIUM” tronton. Tuhan masih baik, hingga puncaknya….

Di Hari Kamis. Setelah gw bermain sepeda dan membuat diri gw Lelah dan makin Lelah, gw pulang dan mandi dan berupaya untuk Tidur, then… something amazing happened in my life.

Tuhan berkata dalam hati gw,” Vin yuk duduk di samping tempat tidur and merem sejenak” the rest is history, I cry out loud. Dan disini Tuhan meluk gw, nemenin gw dikamar, semaleman, dan disini gw sadar 1 hal, bahwa gw gak bisa membuat selalu Hati dan Otak gw ini bertikai terus menerus, so, what I did?

Pertama, berdamai dengan diri sendiri, mengampuni diri sendiri, dan berdamai antara otal dan hati. Kedua, sadari bahwa selama ini gw berharap kepada seseorang yang salah, dan harusnya gw berharap kepada TUHAN, seluruh hidup gw harusnya berharap kepada Tuhan.

Setelahnya, gw mencari berbagai macam Khotbah, renungan dan lainnya, yang dimana ada salah satu pastor berkata di dalam khotbahnya dia yang memang benar benar menendang hati gw, dia adalah Ps. Henny Kristianus dalam khotbahnya berkata,

”JANGAN MENURUNKAN STANDARD KEBENARAN DEMI KESENANGAN DAGING KITA, JANGAN BERKOMPROMI DENGAN KEBENARAN. PERTIMBANGAN HATI KITA HARUS SELALU TAKUT AKAN TUHAN DAN KEBENARAN FIRMAN TUHAN”

Well.. hal ini memantapkan hati dan otak gw untuk bisa bekerjasama dan berkata tidak terhadap hubungan yang salah ini, gw memilih FAITH gw disbanding keingan FLESH gw, gw yakin gw gak salah pilih, dan decision ini mungkin membuat gw akan sakit berberapa saat karena harus “kehilangan” tapi gw percaya TUHAN adalah pengharapan gw dan dengan DIA , gw menggantungkan Harapan, Impian, Jodoh dan hal lainnya, dan dengan DIA, gw gak akan mengalami kekecewaan. Itu yang gw yakini terhadap Tuhan gw, Tuhan Yesus.

Setelah itu, entah dari mana, gw menemukan berberapa lagu yang memang membantu pemulihan diri gw, diantaranya adalah sebagai berikut;

LIFT ME UP – The Afters


“Waiting for the sunrise

Waiting for the day

Waiting for a sign that I'm

Where You want me to be


You know my heart is heavy

And the hurt is deep

But when I feel like giving up

You're reminding me


That we all fall down sometimes

When I hit the ground


You lift me up when I am weak

Your arms wrap around me

Your love catches me so I'm letting go”


Dan lagu lainnya adalah

MY LIGHTHOUSE – Rend Collective


“In my wrestling and in my doubts

In my failures You won't walk out

Your great love will lead me through

You are the peace in my troubled sea, oh oh

You are the peace in my troubled sea


In the silence, You won't let go

In the questions, Your truth will hold

Your great love will lead me through

You are the peace in my troubled sea, oh oh

You are the peace in my troubled sea


My Lighthouse, my lighthouse

Shining in the darkness, I will follow You

My Lighthouse, my lighthouse (oh oh)

I will trust the promise,

You will carry me safe to shore”


Dan ada berberapa lagu lainnya, di dalam hal ini TUHAN baik banget dalam kehidupan gw di bulan 2020 ini, gak mudah memang gw bisa menang dari hal ini, tapi gw yakin, REWARD yang gw terima pasti jauh lebih besar dari masalah ini. Apabila gw bisa menang dari masalah ini, gw yakin saat ini dipersiapkan untuk hal besar lainnya di masa yang akan datang.

Dan bukti dari gw sudah melalui ini adalah melalui penggalan chat gw dengan dia berikut.


Semoga Cerita gw ini mengenai NOVEMBER RAIN: Between Faith and Flesh Desire dapat menguatkan setiap pembaca ini, bahwa 

“KEPENUHAN DALAM HIDUP LOE bukan TERGANTUNG dari orang lain, tapi tergantung dari seberapa dekat LO dengan TUHAN LOE !”

Next tulisan gw adalah akan membahas mengenai TATOO gw ! yes, gw bikin TATOO !! sampai jumpa !!


Rabu, 08 April 2020

Build Your Relationship with your customer !

Kita tentu sudah tidak familiar lagi mengenai pandemic Covid-19 yang sudah global dan tentunya menjadi sebuah tantangan yang sangat besar bagi kita dalam menghadapinya. Sebuah Pandemic yang tidak pernah kita perkirakan dan ternyata sangat mengganggu dalam business kita ini.
Bahkan, walau kita bisa anggap saat ini sudah post pandemic, inflasi meningkat, dan banyak faktor faktor lain nih yang kita gak pernah duga terjadi dan mengganggu banget !

Banyak sektor usaha terkena imbas yang sangat besar akibat hal hal ini, sebut saja Travels, Retails, Malls, dan banyak banget. Berberapa perusahaan bahkan menutup sementara usaha mereka guna melakukan REDUCE COST di tengah masa seperti ini, apakah anda juga mengalami hal yang sama?

Anda tidaklah sendirian, namun pertanyaan saya, apakah anda sudah memiliki Plan B bagi bisnis anda agar bisnis anda tetap berjalan?

Menurut Omnylitics, tahukah anda bahwa Nike mengalami kenaikan revenue penjualan sebesar 36% dari penjualan digital mereka ditengah pandemic ini?
Menurut Omnylitic juga Company harus mencari "CARA BARU" untuk tetap dapat berkomunikasi dengan customer anda. Berberapa atau kebanyakan perusahaan akan SHIFT bisnis mereka menjadi Online, pertanyaannya Channel Online apakah yang akan anda lakukan untuk bisnis anda?

Anda dapat melakukan hal hal ini bagi tim Digital Marketing anda untuk menentukan apakah saat ini waktunya anda untuk NURTURING  Existing Client dengan Building Relationship atau FIND New Client untuk increasing selling anda.

ditambah lagi pertahun 2024, kita harus say goodbye nih ke cookies. Sehingga akan menjadi lebih challenging untuk bisa reach more audience kedepannya. 

Jangan SYEDIH ! itulah kenapa MTARGET ada, teman teman bisa menggunakan CDP yang dimana CDP menjadi kunci untuk kita bisa mendapatkan New potential leads dan dengan outcome channel yang tepat dan personal, EMAIL pastinya !!

CDP tuh apaan sih ?

CDP - customer data platform, adalah sebuah platform dalam mengumpulkan FIRST DATA PARTY yang dimana sesuai dengan namanya, "FIRST", bearti itu database kita sendiri yang gak cuman dikumpulkan, tapi diolah juga untuk menjadi single buyer profile dan bisa kita "colek" sesuai dengan Profiling mereka.

Buat pingin tahu lebih lengkap tentang CDP bisa nih coba baca : https://blog.mtarget.co/leaders-beacon-email-yang-tepat-sasaran/

Sebagai company baik service dan product, Ingat !

"MAINTAINING DIALOGUE dan RELATIONSHIP dengan pelanggan anda di masa ini akan membuat BRAND atau PRODUCT anda  tetap berada di benak Customer anda."

Semoga anda dapat menentukan Strategi Bisnis terbaik bagi kita semua ini, agar kita dapat melaluinya dengan baik.

MTARGET are ready to help you !

Stay Safe and Stay Connected,